Tampilkan postingan dengan label Jiwa Raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jiwa Raga. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Januari 2010

Gangguan Saat Tidur

disalin dari blog.duniapustaka.com

Pernah terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak ataupun berteriak? dont worry, anda tidak sedang diganggu makhluk halus. Ini penjelasan ilmiahnya.
Pada saat mengalami ini biasanya kita akan sulit sekali bergerak dan kemudian ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh. Untuk bisa bangun, satu-satunya cara adalah menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangnya hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali,biasanya disertai juga dengan munculnya bayangan kegelapan. Hal inilah yang diasumsikan “ketindihan” makhluk halus orang sebagian besar orang.
Sleep Paralysis
Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya.
Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. Yang menarik, saat tindihan terjadi kita sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan dengan hal mistis.
Di dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa melihat agen rahasia asing atau alien. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.
Kurang Tidur
Menurut Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis, adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement (REM).
Sebagai pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan. Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Pada tahap inilah mimpi terjadi.
Saat kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM).
Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.
Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur.
Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi.
Jika Anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu Anda mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.
Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam.
Perlu diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini.
Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya dokter akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. Catatan yang telah Anda buat tadi akan sangat membantu ketika memeriksakan diri ke dokter.
Mitos Sleep Paralysis Di Berbagai Negara
- Di budaya Afro-Amerika, gangguan tidur ini disebut the devil riding your back hantu atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.
- Di budaya China, disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang.
- Di budaya Meksiko, disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.
- Di budaya Kamboja, Laos dan Thailand, disebut pee umm, mengacu pada kejadian di mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.
- Di budaya Islandia, disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu sesak napas dan mati lemas.
- Di budaya Tuki, disebut karabasan, dipercaya sebagai makhluk yang menyerang orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.
- Di budaya Jepang, disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.
- Di budaya Vietnam, disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh seseorang.
- Di budaya Hungaria, disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti menekan sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.
- Di budaya Malta, gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh Haddiela (istri Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan cara merasuki orang tersebut. Dan untuk terhindar dari serangan Haddiela, seseorang harus menaruh benda dari perak atau sebuah pisau di bawah bantal saat tidur.
- Di budaya New Guinea, fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak menggangu manusia di siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis.
Sumber:(Anehbinunik.blogspot.com)

Senin, 11 Januari 2010

Motivasi

Metrotvnews.com

Jakarta: Siapa bilang usia lanjut bisa menghalangi seseorang untuk tetap aktif berkarya. Tak percaya? Bendoro Raden Ayu Mooryati Soedibyo, contohnya. Buktinya hingga kini, wanita 82 tahun, itu tetap aktif menyumbangkan tenaga dan pikiran bagi bangsa dan kemajuan perempuan Indonesia.

Nama Mooryati Soedibyo memang sudah sohor. Sosoknya begitu melekat dengan dunia kecantikan di Tanah Air, mulai dari produk kosmetik, jamu-jamuan tradisional, hingga ajang ratu kecantikan. Tapi semuanya tak diraih dalam sekejap.

Mooryati Soedibyo merintis usahanya sejak 1960-an. Setelah jatuh bangun, akhirnya ibu lima anak ini mampu merengkuh segalanya. Dia kini dikenal sebagai salah satu legenda jamu di Indonesia. Produk jamu racikan Mooryati Soedibyo bahkan sudah diekspor ke berbagai negara.

Menurut Mooryati Soedibyo, Indonesia itu sangat kaya tumbuh-tumbuhan berkhasiat. Sangat disayangkan bila tak dikembangkan.

Tidak hanya mengolah jamu, Mooryati Soedibyo ternyata pandai pula bermain politik. Setelah menjadi anggota DPD dari daerah pemilihan Jakarta pada 2004, perempuan ini kemudian terpilih menjadi Wakil Ketua MPR periode 2004-2009.

Usia memang bukan penghambat bagi Mooryati Soedibyo buat beraktivitas. Perempun kelahiran Surakarta, ini tetap sibuk dengan berbagai kegiatan, seperti aktif di Dewan Nasional Indonesia Kesejahteraan Sosial sampai mengelola  Lembaga Pelatihan Pendidikan Mooryati Soedibyo. Dan, yang paling utama, dia tetap sehat.(ICH)

Jumat, 25 Desember 2009

Bangkit


Ir CIPUTRA: Saya Dari Keluarga Miskin, Saya Harus Bangkit
Kalau kita hidup mempunyai tujuan, kalau hidup punya visi dan misi maka kita akan mengejar untuk melaksanakan visi dan misi terealisasi. Dan pada waktu itulah akan timbul etos kerja, dan tidak mengenal lelah, tidak mengenal hari libur untuk mencapai cita-cita kita. Itu yang saya lakukan.



Saya dari keluarga miskin. Ayah saya meninggal saat saya berumur 12 tahun. Untuk itu saya harus bangkit untuk mengangkat harkat dan martabat keluarga. Itu yang saya kejar, supaya saya tidak melakukan untuk diri sendiri, tapi juga untuk bangsa Indonesia. Saya ingin berbuat untuk Indonesia melalui penyebaran entrepreneur. Berikut Ir. CIPUTRA pendiri Ciputra Group dan Owner Ciputra Entrepreneurhip Center dalam Titik Nol Suara Surabaya

sejak 22 03 2010

Opo yo ?